🎐 Studi Kasus Gagal Ginjal Kronik

Selanjutnya gagal ginjal adalah suatu keadaan klinis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang ireversibel, pada suatu derajat yang memerlukan terapi pengganti ginjal yang tetap berupa dialysis atau transplantasi ginjal.1 Kriteria penyakit ginjal kronik :1 1. Kerusakan ginjal yang terjadi lebih dari 3 bulan, berupa kelainan structural Gagal ginjal kronik terjadi ketika kondisi fungsi ginjal mengalami gangguan dalam mengeskresikan bahan-bahan yang tidak diperlukan dalam tubuh (Pratama, 2014). Saat ini hemodialisa adalah terapi pengganti ginjal yang paling banyak dilakukan oleh pasien dengan gagal ginjal kronik, bahkan jumlahnya dari tahun ketahun semakin Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dalam mengimplementasikan edukasi pemantauan cairan. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani gagal ginjal kronik di Indonesia pada pasien usia lima belas tahun keatas adalah sebesar 0,2%. Prevalensi gagal ginjal kronik tertinggi pada usia 65-74 tahun sebanyak 8,23% dan prevalensi gagal ginjal kronik terdapat pada jenis kelamin laki-laki 4,17% (Riskesdas, 2018). Prevalensi PGK di Sumatera Barat sebesar 0,2%. Prevalensi PGK tertinggi pasien gagal ginjal, dimana dari 497 kasus kematian pasien gagal ginjal, sebanyak 442 kasus disebabkan oleh penolakan program hemodialisis.8 Berdasarkan hasil observasi di RSUD Pasar Minggu pada tahun 2018, 3 dari 5 pasien menolak dilakukan hemodialisis dengan dan takut meninggal karena tindakan tersebut akan dilakukan Distribusi pasien gagal ginjal kronik berdasarkan jenis kelamin yaitu sebanyak 68 pasien (64,15%) berjenis kelamin laki-laki dan 38 pasien (35,84%) berjenis kelamin perempuan. Gambar 2. Distribusi jenis kelamin pada pasien gagal ginjal kronik. Proporsi penderita gagal ginjal kronik lebih banyak terjadi laki-laki. Komorbid Program Studi : Farmasi Judul Skripsi : Kajian Interaksi Obat Pada Pasien Gagal Ginjal Yang Menjalani Hemodialisis Rawat Inap Di Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta Tahun 2021 Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit ginjal stadium akhir. Pasien GGK memerlukan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis. Hemodialisis 2.1.2 Klasifikasi Gagal Ginjal Kronik Klasifikasi Gagal Ginjal Kronik dibagi atas 5 tingkatan stadium : Tabel 2.1 Klasifikasi Gagal Ginjal Kronik (Price, 2014). Stadium Laju Filtrasi Glomerulus Deskripsi & Manifestasi Stadium 1 >90 ml/menit/1,73m² Kerusakan ginjal dengan GFR normal atau meningkat. Asimtomatik, BUN serta kreatinin normal. gagal ginjal kronik dengan 8,7% derajat 3a, 4,7% derajat 3b, 6,3% derajat 4 dan 41,3% derajat 5. Faktor risiko yang berpengaruh secara signifikan adalah riwayat hipertensi yaitu 126 kasus (68,9%), Diabetes mellitus 61 kasus (33,3%), infeksi saluran kemih 26 kasus (14,2%), dan batu saluran kemih 21 orang (11,5%). Kemungkinan .

studi kasus gagal ginjal kronik